Select Language
Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
Title KLIPING BERITA: Tiap hari ada 35 perempuan korban kekerasan di Indonesia
Edition Jumat, 30 Mei 2014 20:25 WIB | 5120 Views
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s) Yudi Abdullah
Subject(s) Traficking-Perempuan
Classification
Series Title
GMD KLIPING
Language Indonesia
Publisher Antara.news
Publishing Year 2014
Publishing Place Jakarta
Collation
Abstract/Notes http://www.antaranews.com/berita/436571/tiap-hari-ada-35-perempuan-korban-kekerasan-di-indonesia


Palembang (ANTARA News) - Koordinator kelompok musik aktivis lingkungan, perempuan dan anti-korupsi Grup Band Simponi, Mulya, menyatakan, setiap hari rata-rata 35 perempuan Indonesia menjadi korban tindak kekerasan.

"Jumlah perempuan Indonesia korban tindak kekerasan, baik dalam posisi pacaran maupun dalam kehidupan berumah tangga tersebut tergolong cukup tinggi. Perlu mendapat perhatian bersama untuk mencegah agar jumlahnya tidak semakin meningkat," kata Mulya, di Palembang, Jumat.

Menurut dia, selain ibu-ibu rumah tangga, pelajar salah satu kelompok yang paling rentan menjadi sasaran atau korban tindak kekerasan terhadap perempuan sekaligus juga sebagai pelakunya.

Perempuan pelajar yang berhubungan asmara atau berpacaran dengan sesama teman sekolah tidak sedikit menjadi korban tindak kekerasan dari teman laki-lakinya.

Kondisi ini biasanya terjadi karena korban membiarkan tindak kejahatan itu lantaran cinta mendalam dan malu jika diketahui banyak orang.

Jika ada pelajar perempuan yang mengalami masalah tersebut dalam masa berpacaran, diimbau tidak membiarkan tindak kekerasan itu.

Bahkan bila perlu membawa kasus itu ke ranah hukum dan melaporkan ke polisi terdekat.

"Masih dalam berpacaran saja, sudah berani melakukan tindak kekerasan, bagaimana kalau sudah menjadi pasangan suami istri," ujarnya.
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous